Ukuran Lapangan Basket 3×3 Standar FIBA: Denah, Material Lantai dan Biaya 2026
Ukuran lapangan basket 3×3 standar FIBA adalah 15 x 11 meter dengan satu ring, memakai separuh denah lapangan basket 5v5 termasuk garis tiga angka 6,75 m, area kunci 4,9 x 5,8 m, dan semi-lingkaran no-charge. Ini setengah dari lapangan penuh 28 x 15 m, sehingga muat di halaman sekolah, rooftop, atau lahan sisa perumahan yang tidak cukup untuk lapangan standar.
Artikel ini merangkum semua ukuran resmi FIBA 3×3, kebutuhan lahan termasuk area bebas, spesifikasi ring dan bola, pilihan material lantai untuk indoor dan outdoor, sampai estimasi biaya membangunnya di 2026. Angka biaya berasal dari proyek yang kami kerjakan di Surabaya dan Jawa Timur.

Ukuran Lapangan Basket 3×3 Standar FIBA
FIBA menetapkan aturan 3×3 dalam dokumen terpisah dari basket 5v5 (FIBA 3×3 Official Rules). Ukuran lapangannya persis setengah lapangan penuh, dengan satu ring di salah satu sisi pendek.
| Elemen | Ukuran FIBA 3×3 | Keterangan |
|---|---|---|
| Area bermain | 15 x 11 m | Panjang 15 m sejajar garis baseline, 11 m ke arah tengah lapangan |
| Garis tiga angka (di 3×3 disebut garis dua angka) | Radius 6,75 m dari titik tengah ring | Tembakan dari luar garis ini bernilai 2, di dalamnya 1 |
| Area kunci (key) | 4,9 x 5,8 m | Sama dengan FIBA 5v5 |
| Garis lemparan bebas | 5,8 m dari baseline | 4,225 m dari titik proyeksi ring |
| Semi-lingkaran no-charge | Radius 1,25 m | Diukur dari titik tengah ring |
| Lebar semua garis | 5 cm | Satu warna, kontras dengan lantai |
| Tinggi ring | 3,05 m | Sama dengan 5v5 |
| Papan pantul | 1,8 x 1,05 m | Sama dengan 5v5, transparan untuk kompetisi |
| Area bebas di luar garis | Minimal 2 m, dianjurkan 3 m untuk sisi baseline | Untuk keamanan pemain dan tiang ring |
Sumber: FIBA 3×3 Official Rules of the Game dan FIBA Basketball Equipment guidelines. Untuk lapangan latihan non-kompetisi, semua ukuran boleh dikecilkan proporsional, tapi tinggi ring 3,05 m sebaiknya dipertahankan.
Kebutuhan lahan total
Ini yang paling sering salah hitung. Area bermain 15 x 11 m saja tidak cukup, karena pemain berlari keluar garis dan tiang ring butuh ruang di belakang baseline.
| Skenario | Panjang x lebar lahan | Luas total |
|---|---|---|
| Minimum FIBA (area bebas 2 m keliling) | 19 x 15 m | 285 m2 |
| Dianjurkan (3 m di baseline untuk tiang ring, 2 m sisi lain) | 19 x 16 m | 304 m2 |
| Latihan sekolah, area bebas 1 m | 17 x 13 m | 221 m2 |
| Half court rumahan (area 12 x 9 m + bebas 1 m) | 14 x 11 m | 154 m2 |
Bandingkan dengan lapangan penuh 5v5 yang butuh lahan sekitar 32 x 19 m atau 608 m2. Lapangan 3×3 hanya perlu separuhnya, dan ini alasan utama sekolah dan perumahan di Surabaya makin banyak memilih format ini. Ukuran lapangan penuh kami bahas terpisah di ukuran lapangan basket indoor standar.
Perbedaan Lapangan 3×3 dan Lapangan Basket Biasa
- Satu ring, bukan dua. Kedua tim menyerang dan bertahan di ring yang sama. Setelah rebound atau steal, bola harus dibawa keluar garis 6,75 m dulu sebelum menyerang lagi.
- Nilai tembakan 1 dan 2, bukan 2 dan 3. Garis 6,75 m memisahkan keduanya.
- Durasi 10 menit atau tim pertama mencapai 21 poin. Shot clock 12 detik, bukan 24.
- Bola ukuran 6 dengan berat bola ukuran 7. Ini bola khusus 3×3, lebih kecil tapi sama beratnya.
- Tanpa waktu istirahat antar kuarter, pergantian pemain saat bola mati tanpa lapor wasit.
Konsekuensinya untuk desain lapangan: lalu lintas pemain terkonsentrasi di area 6,75 m sekitar ring, jadi kualitas lantai dan sub-floor di area itu yang paling menentukan, bukan di seluruh 15 x 11 m.

Material Lantai untuk Lapangan Basket 3×3
Turnamen FIBA 3×3 resmi, termasuk World Tour, memakai lantai modular tile polipropilen yang bisa dipasang di alun-alun kota dalam sehari dan dibongkar setelah event. Untuk lapangan permanen, pilihannya lebih luas.
| Material | Indoor / outdoor | Pantulan bola | Harga terpasang / m2 | Untuk 165 m2 (15 x 11) |
|---|---|---|---|---|
| Modular tile polipropilen | Keduanya, standar FIBA 3×3 | 90-95% | Rp150.000 – Rp250.000 | Rp25 – 41 juta |
| Acrylic di atas beton | Outdoor | 92-96% | Rp65.000 – Rp120.000 (cat saja, beton terpisah) | Rp11 – 20 juta + beton |
| Rubber sport tile | Keduanya | 85-90% | Rp350.000 – Rp550.000 | Rp58 – 91 juta |
| Vinyl sport | Indoor | 90-95% | Rp275.000 – Rp425.000 | Rp45 – 70 juta |
| Parket kayu merbau | Indoor | 93-98% | Rp600.000 – Rp800.000 | Rp99 – 132 juta |
| Parket kayu jati | Indoor | 93-98% | Rp750.000 – Rp1.050.000 | Rp124 – 173 juta |
Belum termasuk ring, tiang, pengecatan garis, dan pekerjaan lahan. Detail tiap material ada di panduan lantai lapangan basket.
Rekomendasi kami per kebutuhan
- Sekolah, lapangan outdoor: acrylic di atas beton kalau lahannya sudah beton, modular tile kalau ingin cepat dan bisa dipindah. Pastikan kemiringan drainase 0,5 sampai 1 persen agar tidak menggenang.
- Perumahan atau klub, outdoor: modular tile. Warna bisa disesuaikan, perawatan hampir nol, dan kalau satu tile rusak cukup diganti satu.
- GOR indoor untuk latihan dan turnamen lokal: vinyl sport atau parket merbau. Vinyl lebih murah, merbau lebih awet 20 tahun lebih dengan poles ulang.
- Indoor dengan anggaran premium: parket jati dengan sub-floor peredam kejut, memenuhi FIBA level 1 sehingga bisa dipakai untuk kompetisi 5v5 juga bila suatu saat diperluas.
Warna dan Garis Lapangan 3×3
FIBA 3×3 punya skema warna resmi: area bermain biru, area kunci dan lingkaran oranye, garis putih, area bebas biru tua. Skema ini tidak wajib untuk lapangan sekolah atau perumahan, tapi memakainya memudahkan lapangan Anda dipakai untuk turnamen resmi tanpa cat ulang. Untuk lantai kayu indoor, permukaan dibiarkan warna kayu natural dan hanya garis serta key yang diberi warna. Pembahasan lengkap kontras warna per jenis lantai ada di panduan warna lapangan basket.
Estimasi Biaya Membangun Lapangan Basket 3×3 2026
Simulasi untuk lapangan permanen 15 x 11 m dengan area bebas 2 m (lahan 19 x 15 m), kondisi lahan sudah rata dan padat.
| Komponen | Outdoor acrylic | Outdoor modular tile | Indoor parket merbau |
|---|---|---|---|
| Lantai dasar beton 285 m2, tebal 10 cm, wiremesh | Rp45 – 60 juta | Rp45 – 60 juta | Sudah ada (lantai GOR) |
| Permukaan lapangan 165 m2 | Rp11 – 20 juta | Rp25 – 41 juta | Rp99 – 132 juta |
| Area bebas 120 m2 | Rp8 – 14 juta (cat) | Rp18 – 30 juta (tile) atau cat | Termasuk |
| Ring, tiang, papan pantul (1 set) | Rp8 – 25 juta | Rp8 – 25 juta | Rp15 – 40 juta (portable atau gantung) |
| Pengecatan garis | Rp2 – 4 juta | Termasuk warna tile | Rp4 – 6 juta (PU 2K) |
| Total perkiraan | Rp74 – 123 juta | Rp96 – 156 juta | Rp118 – 178 juta |
Belum termasuk pagar, lampu, tribun, dan pekerjaan tanah kalau lahan belum rata. Lampu LED untuk lapangan 3×3 outdoor biasanya 4 titik 200 W, sekitar Rp12 sampai 20 juta terpasang.
Untuk lapangan 3×3 rumahan (half court 12 x 9 m dengan acrylic), totalnya bisa ditekan ke kisaran Rp35 sampai 55 juta termasuk beton dan satu ring.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Membangun Lapangan 3×3
- Area bebas di belakang ring terlalu sempit. Tiang ring standar butuh 1,2 sampai 2 m dari baseline ke tiang. Kalau tembok persis di baseline, pemain yang lay-up akan menabraknya.
- Garis 6,75 m diukur dari baseline, bukan dari ring. Titik pusat lengkungan adalah proyeksi tengah ring di lantai, yang berada 1,575 m dari baseline.
- Beton outdoor tanpa kemiringan. Lapangan menggenang, acrylic mengelupas, lumut tumbuh dalam setahun. Butuh kemiringan 0,5 sampai 1 persen ke satu arah dan saluran di tepi.
- Memakai kayu untuk outdoor. Bahkan dengan atap, kayu di area terbuka tetap melengkung karena perubahan kelembapan harian Surabaya yang besar.
- Ring murah tanpa breakaway. Ring kaku patah atau merusak papan saat dunk. Pilih ring dengan pegas breakaway meski untuk sekolah.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa ukuran lapangan basket 3×3?
15 x 11 meter untuk area bermain dengan satu ring, ditambah area bebas minimal 2 meter di luar garis sehingga total lahan sekitar 19 x 15 meter atau 285 m2.
Apakah lapangan 3×3 sama dengan half court?
Hampir. Half court dari lapangan 28 x 15 m berukuran 14 x 15 m. FIBA 3×3 menetapkan 15 x 11 m, jadi sedikit lebih pendek ke arah tengah lapangan. Untuk latihan, half court biasa sudah memadai.
Berapa tinggi ring basket 3×3?
3,05 meter, sama dengan basket 5v5. Untuk anak SD boleh dipakai ring yang bisa diatur 2,6 sampai 3,05 m.
Berapa biaya membangun lapangan basket 3×3?
Outdoor dengan beton baru dan acrylic sekitar Rp74 sampai 123 juta termasuk satu set ring. Modular tile Rp96 sampai 156 juta. Indoor parket merbau di GOR yang sudah ada lantai beton sekitar Rp118 sampai 178 juta.
Material apa yang dipakai turnamen FIBA 3×3 resmi?
Modular tile polipropilen dengan warna biru dan oranye. Lantai ini bisa dipasang di lokasi terbuka dalam sehari dan dibongkar setelah event, itu sebabnya dipakai untuk World Tour.
Bisakah lapangan 3×3 dibangun di rooftop?
Bisa dengan syarat struktur atap mampu menahan beban tambahan sekitar 30 sampai 60 kg/m2 untuk modular tile plus beban pemain, dan tepinya berpagar minimal 3 m. Pakai modular tile atau rubber tile, bukan beton tambahan.
Berapa lama waktu pembangunannya?
Beton butuh 21 sampai 28 hari pengeringan sebelum dilapisi acrylic. Setelah itu pengecatan 3 sampai 5 hari. Modular tile di atas beton yang sudah ada bisa selesai dalam 1 sampai 2 hari. Indoor parket 5 sampai 8 hari kerja.
Punya lahan 19 x 15 meter dan ingin tahu bisa jadi lapangan 3×3 seperti apa?
Kirim foto lahan dan ukurannya, kami buatkan denah lapangan 3×3 sesuai FIBA beserta estimasi biaya per pilihan material. Survey gratis untuk Surabaya dan sekitarnya.
WhatsApp: 0812-2255-5452
Artikel terkait: lantai lapangan basket: harga, jenis, dan standar FIBA, harga cat lapangan basket outdoor, dan lantai karet untuk lapangan olahraga.

![Mengapa Lantai Parket Cepat Rusak? Solusi & Jasa Pasang 2026 3 Tantangan Iklim Tropis Di Indonesia [apc_current_year]](https://lantaiparket.id/wp-content/uploads/2026/04/tantangan-iklim-tropis-di-indonesia-apc_current_year-280x280.webp)
Tuliskan Komentar