Cara Merawat Lantai Parket Kayu Agar Awet Bertahun-tahun
Cara Merawat Lantai Parket Kayu Agar Awet Bertahun-tahun

Lantai parket kayu adalah salah satu pilihan flooring premium yang memberikan kesan hangat, elegan, dan natural pada hunian. Namun, tanpa perawatan yang tepat, keindahan parket bisa memudar dalam hitungan tahun. Artikel ini membahas cara merawat lantai parket kayu secara menyeluruh agar tetap awet dan indah dalam jangka panjang.
Mengapa Perawatan Lantai Parket Itu Penting
Berbeda dengan keramik atau vinyl, parket kayu bersifat higroskopis – menyerap dan melepas kelembaban sesuai kondisi udara sekitar. Tanpa perawatan rutin, parket bisa mengalami berbagai masalah seperti warping (melengkung), retak, kusam, hingga tumbuhnya jamur. Perawatan berkala bukan hanya menjaga penampilan, tapi juga memperpanjang usia material secara signifikan.
Jenis-jenis Lantai Parket dan Kebutuhan Perawatannya
Setiap jenis parket memiliki karakteristik berbeda yang mempengaruhi cara perawatannya:
- Parket solid wood: Terbuat dari kayu utuh, bisa di-refinishing berkali-kali, butuh perhatian lebih terhadap kelembaban.
- Engineered wood: Layer kayu nyata di atas core plywood, lebih stabil terhadap perubahan suhu dan kelembaban.
- Laminate: Foto kayu di atas fiberboard, tidak bisa di-refinishing, cukup dibersihkan secara rutin.
Perawatan Harian yang Wajib Dilakukan
Kebiasaan harian yang sederhana sangat menentukan kondisi parket jangka panjang. Berikut langkah-langkah yang perlu diterapkan setiap hari:
1. Bersihkan Debu Secara Rutin
Debu dan pasir halus bertindak seperti ampelas ketika terinjak di atas permukaan parket. Gunakan vacuum cleaner dengan brush attachment atau kain microfiber kering minimal tiga kali seminggu. Hindari sapu berbulu keras yang bisa menggores permukaan.
2. Tangani Tumpahan Segera
Air adalah musuh utama parket. Segera lap tumpahan cairan dengan kain kering sebelum meresap ke sela-sela papan. Jangan biarkan genangan air lebih dari 5 menit di permukaan parket.
3. Pasang Keset di Pintu Masuk
Kotoran dan pasir dari luar rumah adalah penyebab utama goresan pada parket. Pasang keset berkualitas di setiap pintu masuk dan pastikan keluarga melepas alas kaki sebelum masuk ruangan berparket.
Perawatan Bulanan dan Berkala
Pembersihan Mendalam Bulanan
Setiap bulan, lakukan pembersihan lebih menyeluruh dengan cairan pembersih khusus kayu. Encerkan sesuai petunjuk, gunakan kain lembab (bukan basah), dan lap searah serat kayu. Keringkan segera setelah pembersihan.
Polish dan Rekondisi 3-6 Bulan Sekali
Gunakan produk polish khusus kayu untuk mengembalikan kilau permukaan. Sebelum aplikasi, pastikan parket bersih dari debu dan kotoran. Polish membantu mengisi goresan halus dan melindungi lapisan finishing.
Kapan Perlu Refinishing
Parket solid wood bisa di-refinishing ketika kondisi berikut terjadi:
- Goresan dalam yang tidak bisa ditutupi polish biasa
- Warna kayu pudar atau tidak merata
- Lapisan coating sudah tipis dan tidak melindungi
- Permukaan terasa kasar saat diraba
Refinishing melibatkan pengamplasan (sanding) untuk mengangkat lapisan lama, diikuti aplikasi stain (opsional) dan coating baru. Proses ini sebaiknya dilakukan oleh profesional untuk hasil terbaik.

Tabel: Panduan Interval Perawatan Lantai Parket
| Jenis Perawatan | Frekuensi | Alat/Produk |
|---|---|---|
| Vacuum/sapu microfiber | 3x seminggu | Vacuum brush attachment |
| Lap lembab ringan | Seminggu sekali | Kain microfiber + air |
| Pembersih khusus kayu | Bulanan | Wood floor cleaner |
| Polish/rekondisi | 3-6 bulan | Wood floor polish |
| Sanding + refinishing | 5-10 tahun | Profesional |
Hal yang Harus Dihindari
- Menggunakan pel basah atau steam mop langsung di parket
- Cairan pembersih pH tinggi atau mengandung amonia/bleach
- Membiarkan keset atau karpet basah di atas parket
- Furnitur berat tanpa pad pelindung di bagian bawahnya
- Terkena sinar matahari langsung berlebihan tanpa proteksi
FAQ – Pertanyaan Seputar Perawatan Lantai Parket
Q: Berapa lama parket kayu bisa bertahan dengan perawatan rutin?
A: Parket jati solid yang dirawat dengan baik bisa bertahan 30 tahun atau lebih. Engineered wood sekitar 20-25 tahun, sementara laminate umumnya 10-15 tahun tergantung kualitas dan intensitas penggunaan.
Q: Bolehkah menggunakan cairan pel lantai biasa untuk membersihkan parket?
A: Tidak disarankan. Cairan pel biasa mengandung bahan kimia yang bisa merusak lapisan finishing parket. Gunakan produk pembersih khusus kayu (wood floor cleaner) yang tersedia di toko bahan bangunan atau toko online.
Q: Bagaimana cara mengatasi parket yang mulai kusam?
A: Pertama bersihkan parket dari debu dan kotoran. Kemudian aplikasikan wood floor polish sesuai petunjuk. Untuk kasus yang lebih parah, mungkin diperlukan screen dan recoat – proses pengamplasan ringan diikuti aplikasi lapisan coating baru tanpa harus sanding penuh.
Q: Apakah perlu menggunakan humidifier untuk menjaga parket?
A: Di Indonesia dengan kelembaban relatif tinggi, umumnya tidak perlu humidifier. Justru sebaliknya, pastikan sirkulasi udara cukup baik untuk menghindari kelembaban berlebih yang bisa menyebabkan parket menggelembung.
Kesimpulan
Merawat lantai parket kayu tidak membutuhkan usaha ekstra yang besar, namun konsistensi adalah kuncinya. Dengan mengikuti jadwal pembersihan rutin, menghindari faktor-faktor perusak, dan melakukan refinishing tepat waktu, parket Anda bisa bertahan dan terlihat indah selama puluhan tahun.
Butuh bantuan konsultasi perawatan atau jasa refinishing parket? Hubungi kami via WhatsApp untuk konsultasi gratis dan estimasi biaya.




Tuliskan Komentar